Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatatkan kinerja positif dalam pembangunan ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2025 (Januari–Desember), realisasi investasi Provinsi Banten berhasil menembus angka Rp130,2 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat sebesar Rp119,5 triliun atau terealisasi sebesar 108,91 persen.
Capaian tersebut secara resmi diumumkan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi dan Hilirisasi.
Dengan realisasi tersebut, Provinsi Banten sukses naik peringkat ke posisi empat tertinggi secara nasional, menggeser posisi sebelumnya di peringkat kelima. Kenaikan peringkat ini berlaku baik untuk realisasi investasi secara keseluruhan maupun pada sektor hilirisasi.
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten, Virgojanti, menyampaikan bahwa capaian gemilang ini merupakan buah dari sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas dan iklim investasi di Banten. “Capaian realisasi investasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak dalam menjaga kondusivitas daerah. Hal ini memberikan dampak positif dan kepercayaan bagi para investor terhadap iklim investasi di Provinsi Banten,” ujarnya.
Virgojanti berharap, tren positif ini dapat berlanjut pada tahun 2026. Peningkatan investasi diharapkan tidak hanya sekadar angka, melainkan mampu memberikan multiplier effect (efek berganda) bagi kesejahteraan masyarakat Banten.
Nuryaman

