Lapas Kelas 1 Tangerang meluncurkan program Jawara Beton yang memanfaatkan limbah Fly Ash Bottom Ash (FABA) PLTU Lontar sebagai bahan baku utama untuk memproduksi material konstruksi seperti paving block, batako, dan kanstin. Program ini bertujuan memberdayakan warga binaan dengan keterampilan teknis dan pengetahuan keselamatan kerja.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., mengapresiasi program Jawara Beton sebagai contoh nyata transformasi pembinaan pemasyarakatan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan.

Kepala Lapas Kelas 1 Kota Tangerang, Beni Hidayat, menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program Jawara Beton agar menjangkau lebih banyak warga binaan. PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar juga mendukung program ini dengan menyediakan bahan baku FABA dan bantuan mesin produksi.
Program Jawara Beton diharapkan menjadi model pembinaan yang berorientasi pada pemulihan sosial warga binaan dan mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan dengan pemanfaatan limbah industri secara bertanggung jawab dan bernilai ekonomi.
Red

