Puskesmas Cipondoh Inovasi Layanan Kesehatan Ibu dan Bayi

Puskesmas Cipondoh terus berinovasi dalam menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) melalui program unggulan Quality Improvement (QI) Collaboration. Memasuki tahun 2026, Puskesmas Cipondoh memperluas cakupan layanan tidak hanya pada kesehatan fisik seperti penanganan anemia dan preeklampsi, tetapi juga menyasar kesehatan mental ibu hamil.

Kepala Puskesmas Cipondoh, dr. Rizky Adiarti, mengungkapkan bahwa integrasi data dengan RSUDK Penanggungan telah memberikan dampak nyata pada keselamatan pasien. “Data pemantauan sepanjang 2025 menunjukkan angka kesakitan akibat anemia dan preeklampsi menurun signifikan,” terangnya.

Puskesmas Cipondoh juga telah mengintegrasikan layanan Kesehatan Jiwa ke dalam program KIA melalui skrining mental berkala menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) bagi ibu hamil. “Kesejahteraan ibu hamil bukan hanya soal fisik. Kami melihat kerentanan depresi pasca persalinan atau baby blues yang sering kali tidak terlaporkan,” ucap dr. Rizky.

Dengan target sasaran lebih dari 1.500 ibu hamil per tahun, Puskesmas Cipondoh mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memeriksakan kehamilan ke Puskesmas. “Puskesmas hadir untuk semua ibu hamil di wilayah Cipondoh. Kami membuka pintu selebar-lebarnya,” tutup dr. Rizky.

Mustakim