Karawaci, Kota Tangerang — Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolsek Karawaci dari Kompol Hadiwiyono, S.I.P kepada Kompol Kresna Ajie Perkasa, S.I.K., M.I.K. berlangsung khidmat, tertib, dan sarat nilai humanisme di Aula Mapolsek Karawaci.
Momentum ini bukan sekadar pergantian struktural, melainkan estafet kepemimpinan dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat pelayanan publik berbasis kepercayaan masyarakat.
Refleksi Pengabdian dan Komitmen Keberlanjutan
Rangkaian acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Kiyai Juhdi Suminta, memohon keberkahan serta kelancaran dalam setiap amanah yang diemban.
Dalam sambutannya, Kompol Hadiwiyono menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat selama masa tugasnya.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukanlah hasil kerja individu, melainkan kolaborasi kolektif antara aparat dan warga.

Sebagai pejabat baru, Kompol Kresna Ajie Perkasa menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas sektor, membangun komunikasi yang terbuka, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif, profesional, dan berorientasi pada solusi. Ia menempatkan pendekatan humanis sebagai fondasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Karawaci.
Sinergi Tiga Pilar dan Elemen Masyarakat
Dukungan terhadap kepemimpinan baru turut disampaikan oleh:
Dr. Achmad Zuldin Syafii, A.P., SSTP, Camat Karawaci, yang berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat koordinasi pemerintahan tingkat kecamatan.
Kapten Kav Ujang Rastandi, Wakil Danramil 01 Tangerang, yang mewakili Danramil 01 Tangerang, menekankan pentingnya soliditas TNI–Polri dalam menjaga stabilitas wilayah serta melanjutkan program strategis yang telah berjalan.
Kehadiran unsur Muspika, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, LSM, Pokdar Kamtibmas, serta jajaran Kanit Polsek Karawaci menjadi simbol kuatnya kolaborasi sosial dalam menjaga harmoni dan ketertiban wilayah.
Kepemimpinan sebagai Amanah Publik
Sertijab ini menjadi refleksi bahwa kepemimpinan di institusi kepolisian bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang amanah konstitusional dan tanggung jawab moral. Tantangan keamanan yang semakin kompleks menuntut inovasi, ketegasan yang proporsional, serta pendekatan persuasif yang membangun kepercayaan publik.
Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar Kompol Kresna Ajie Perkasa senantiasa diberikan kekuatan, integritas, dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas, demi terwujudnya Karawaci yang aman, tertib, dan harmonis.
Sertijab ini bukan akhir dari sebuah pengabdian, melainkan awal dari babak baru kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, kolaborasi, dan transformasi berkelanjutan.
MUSTAKIM












