Sebulan penuh berkah bulan Ramadan akan segera tiba, dan masyarakat Desa Sinar Mukti, Kampung Sobong Landeuh, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, menggelar tradisi lokal bernama “Nyanggan Kuburan” di makam desa yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para leluhur. Dilaksanakan tiga pekan menjelang kedatangan bulan suci, tradisi ini bukan hanya sekadar acara tahunan, melainkan juga menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kegiatan ini berperan penting sebagai ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus mendoakan kesejahteraan bagi para arwah leluhur.
Sebelum acara dimulai, warga setempat telah bersinergi dalam berbagai persiapan. Mulai dari menyediakan aneka ragam makanan khas lokal hingga perlengkapan lainnya yang akan dibagikan secara cuma-cuma kepada semua yang hadir. Budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi ini memiliki makna khusus dan selalu mendapatkan perhatian utama bagi warga Kampung Sobong. Ustadz Abah Uri, sesepuh lokal yang juga menjadi tokoh agama di daerah tersebut, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. “Acara hari ini jauh lebih ramai dari tahun-tahun lalu. Kami hanya menjalankan dan mengikuti petunjuk dari para sesepuh serta kesepakatan bersama masyarakat, agar tradisi Nyanggan Kuburan ini tetap lestari dan tidak pernah punah,” ucapnya pada hari Minggu (15/2/2026). Menurutnya, kelangsungan tradisi yang telah ada sejak lama ini tidak terlepas dari peran serta dan pengawasan yang dilakukan oleh para leluhur dan ulama setempat dari masa ke masa.
MUSTAKIM

